MHU TIDAK PEDULI MASYARAKAT SEKITAR TAMBANG?

Jelas sekali lahan pertambangan batubara MHU yang ijinnya didapat dari Pemerintah Pusat tetapi sebenarnya didapatkan dari menduduki lahan di atas milik orang lain dan mengabaikan kepentingan daerah, ternyata juga anti sosial dan merusak lingkungan. MULTI HARAPAN UTAMA perusahaan batubara era Soeharto yang masih bertahan ini memang menjarah daerah Kutai Kartanegara tanpa kasihan. Lihat saja masyarakat sekeliling tambang tetap saja miskin, pendidikan mereka rendah, kesehatan mereka terabaikan, bahkan kesejahteraan mereka jelas di bawah garis kemiskinan. Kontras dengan penambang dan pemilik saham MHU yang bukan orang asli Kutai, tapi orang keturunan (maaf) Cina,  bahkan kalo dilihat pemilik sahamnya ya  mayoritas sudah dari luar negeri sono tuh, sono…hehehe. Mungkin pemilik lamanya yang tukan jual saham ke luar negeri.

One response to this post.

  1. Posted by Maulana on September 29, 2010 at 4:17 am

    Sudah seharusnya PT. MHU memberikan dampak positif kepada masyarakat di lingkungan sekitar..disetiap perusahaan ada program CSR, program CSR harus benar-benar dijalankan sehingga tercipta kondisi yang mutualisme dan kondusif antara pihak perusahaan dan masyarakat sekitar..kalo saya selaku communty development officer maka saya akan menjaga simbiosis hubungan yang baik melalui suatu program yang nyata dan berkesinambungan serta memberikan faedah kongkrit bagi masyarkat sekitar

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: