AHLI WARIS PEMILIK LAHAN YANG DIJARAH MHU – LKK DIPANGGIL POLISI

Para AHLI WARIS (alm) AB. Soelaiman bin AP. Sosronegoro pemilik tanah di daerah Jembayan, Loa Kulu, Kutai Kartanegara sampai hari ini Jum’at, tanggal 3 Pebruari 2012 telah menduduki kembali tanah mereka yang telah selama dua puluh lima tahun dijarah dan di serobot oleh perusahaan batubara PT. Multi Harapan Utama (PT. MHU). Para AHLI WARIS telah berada di tanah mereka sendiri itu sejak Sabtu, 28 Januari 2012.

Mereka, AHLI WARIS, selama itu hanya dapat melihat PT. MHU, pemegang PKP2B (ijin pertambangan pusat) dari pemerintahan masa Orde Baru itu, mengeruk batubara dari tanah waris mereka, tanpa dapat berbuat apapun. PT. MHU bukan hanya mengeruk batubara, tetapi juga meninggalkan penyakit yang sangat luar biasa di tanah mereka, berupa kolam-kolam tambang, pembuangan limbah pabrik dan alat berat, menghancurkan keanekaragaman hayati serta kerusakan lingkungan di sekitar tambang, yang semuanya itu berpotensi menyebabkan banjir bandang rutin, mengotori serta merusak sungai jembayan-mahakam dan menambah potensi meningkatnya pemanasan global.

Masalah utama PT. MHU sebenarnya seperti dijelaskan oleh Undang-Undang Pertambangan maupun keterangan dari surat Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sejak tahun 2005, tidak sah dan tidak dapat menjalankan aktivitas penambangannya apabila belum menyelesaikan salah satu syarat utama, yaitu PEMBEBASAN TANAH KEPADA PEMILIK LAHAN. Lahan seluas kurang lebih 20.000 Hektar (dari total sekitar 40.000 Hektar) di areal yang diijinkan PKP2B-nya kepada PT. MHU, menurut Dirjen dan Badan Pertanahan Nasional adalah milik sah AHLI WARIS.

Tetapi, yang menjadi rumit adalah, ketika ahli waris didukung oleh masyarakat termasuk Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) ternyata polisi menuduh LKK mengganggu dan melakukan tindak pidana menghalang-halangi beroperasinya PT. MHU apabila tetap berada di tanah mereka tersebut. Hari Senin malam misalnya bahkan puluhan polisi turun ke lahan tempat konflik terjadi, memerintahkan dan meminta LKK dan AHLI WARIS untuk keluar dari lahan yang kata Wakapolres Tenggarong sebagai areal PT. MHU. Puncaknya sekarang adalah surat yang dilayangkan oleh Polres Tenggarong kepada salah satu koordinator lapangan LKK, yaitu Ayub Fakhruddin, Sekjen LKK, diundang dan diminta verifikasi dalam proses penyelidikan kemungkinan adanya tindak pidana “merintangi dan mengganggu usaha pertambangan yang syah dari pemegang IUP atau IUPK. Berikut surat dari kepolisian tersebut

berikut kutipan lirik lagu dari SWAMI, yang sangat tepat pada nuansa kontradiktif ini:

Kuda lumping nasibnya nungging

Mencari makan terpontang panting

Aku juga dianggap sinting

Sebenarnya siapa yang sinting?

Berputar putar dalam lingkaran

Menari tak sadarkan diri

Mata terpejam mengunyah beling

Mempertahankan hidup yang sulit

Kuda lumping nasibnya nungging

Mencari makan terpontang panting

Aku juga dianggap sinting

Sebenarnya siapa yang sinting?

Mulutnya berbusa

Nasibnya berbusa

Tradisi berbusa

Tradisi amblas

Nyanyi Penari bernyanyi

Sebelum Tergilas mati

Sunyi Hati sang penari

Sebab Hidup mereka telah tersisih

Berbaju sutra pandai menipu

Membabi buta cari mangsa

Mulut penipu berbau busuk

Mempertahankan hidup yang busuk

Para penipu berkeliaran

Makan tanah memperkosa fakta

Saling menipu sesama penipu

Tidak menipu jadinya tertipu

Mulutnya berbusa

Nasibnya berbusa

Tradisi berbusa

Tradisi amblas

Nyanyi Penipu menyanyi

Sebelum Mereka mati

Sunyi Hati sang penipu

Sebab Tak bisa menipu diri sendiri

Kuda lumping megap megap

Pelan pelan ditelan jaman

Para penipu tunggu saatmu

Kuda lumping menginjak mulutmu

Kuda lumping nasibnya nungging

Mencari makan terpontang panting

Aku juga dianggap sinting

Sebenarnya siapa yang sinting?

Para penipu berkeliaran

Makan tanah memperkosa fakta

Saling menipu sesama penipu

Tidak menipu jadinya tertipu

Kuda lumping megap megap

Pelan pelan ditelan jaman

Para penipu tunggu saatmu

Kuda lumping menginjak mulutmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: